PROPOSAL USAHA
“RUMAH
MAKAN BAKAR” MBAK INTAN
Proposal ini
diajukan kepada dosen pengampu
Kewirausahaan Sugeng Slamet, St. MT. untuk memenuhi tugas
Disusun oleh:
Nama:
Intan Febri Safitri
Nim : 2012-51-021
Kelas : 1A
Prodi : Teknik Informatika
FAKULTAS
TEKNIK
UNIVERSITAS
MURIA KUDUS
2012/2013
KATA PENGANTAR
Segala puji
dan syukur kita panjatkan kepada Allah SWT serta shalawat dan salam kami
sampaikan hanya bagi tokoh dan teladan kita Nabi Muhammad SAW. Diantara sekian
banyak nikmat Allah SWT yang membawa kita dari kegelapan ke dimensi terang yang
memberi hikmah dan yang paling bermanfaat bagi seluruh umat manusia, sehingga
oleh karenanya kami dapat menyelesaikan tugas kewirausahaan ini dengan baik dan
tepat waktu.
Adapun
maksud dan tujuan dari penyusunan proposal ini adalah untuk memenuhi salah satu
tugas yang diberikan oleh guru pada mata kuliah kewirausahaan.
Dalam proses
penyusunan tugas ini kami menjumpai hambatan, namun berkat dukungan materil
dari berbagai pihak, akhirnya kami dapat menyelesaikan tugas ini dengan cukup
baik, oleh karena itu melalui kesempatan ini kami menyampaikan terimakasih dan
penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak terkait yang telah membantu
terselesaikannya tugas ini.
Segala
sesuatu yang salah datangnya hanya dari manusia dan seluruh hal yang benar
datangnya hanya dari agama berkat adanya nikmat iman dari Allah SWT, meski
begitu tentu tugas ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu segala
saran dan kritik yang membangun dari semua pihak sangat kami harapkan demi
perbaikan pada tugas selanjutnya. Harapan kami semoga tugas ini bermanfaat
khususnya bagi kami dan bagi pembaca lain pada umumnya.
Kudus, Desember 2012
Penulis
DAFTAR
ISI
Halaman
Judul........................................................................................................1
Kata
Pengantar.......................................................................................................2
Daftar
Isi................................................................................................................3
BAB I PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang...........................................................................................4
B.
Maksud dan
Tujuan....................................................................................4
BAB II PROFIL USAHA
A.
Nama Usaha...............................................................................................6
B.
Lokasi Usaha..............................................................................................6
C.
Bidang Usaha.............................................................................................6
D.
Jenis dan
Karakteristik produk...................................................................6
BAB III PROSES PRODUKSI DAN STRATEGI PENJUALAN
A.
Proses Produksi...........................................................................................7
B.
Strategi
Penjualan........................................................................................7
BAB IV ANALISIS BIAYA PRODUKSI DAN PENJUALAN
A.
Kebutuhan Dana.........................................................................................9
B.
Alat-alat
Produksi.......................................................................................9
C.
Biaya Produksi...........................................................................................10
D.
Harga
Jual...................................................................................................11
BAB V Laporan laba Rugi.....................................................................................12
BAB VI Kesimpulan..............................................................................................13
BAB VII Lampiran................................................................................................14
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dalam
suatu pemasaran, banyak sekali bentuk dan beraneka ragam makanan dari yang
kecil hingga yang besar dan dari yang murah sampai yang mahal. Dalam kehidupan
sehari-hari banyak aktivitas atau kesibukan yang dilakukan setiap orang. Karena
itu, dalam hal makan mereka lebih memilih untuk membeli makanan yang siap saji
daripada memasaknya sendiri. Makanan yang tersedia dipasaran saat ini memang
sudah beragam, tetapi umumnya makanan tersebut bukanlah makanan khas Indonesia.
Salah
satu makanan khas Indonesia adalah makanan yang cara pengolahannya dengan
dibakar seperti sate, ayam bakar, ikan bakar, dll. Dalam pembuatannya dapat
dilakukan dengan cara sederhana tetapi lebih higienis serta akan dijual dengan
harga yang sangat terjangkau, maka tentunya hal ini akan menarik minat
masyarakat untuk membelinya.
Kami
melihat bahwa ini adalah peluang usaha yang cukup potensial, untuk itu kami
mencoba melakukan inovasi dengan mendirikan sebuah rumah makan. Rumah makan ini
ditargetkan untuk konsumen segala usia dan semua kalangan.
B.
Maksud dan
Tujuan
I.
Maksud
Seiring dengan
perkembangan jaman, makanan khas Indonesia menjadi kurang popular dikarenakan
datangnya makanan ringan yang diekspor dari luar negeri. Padahal jika kita
bandingkan antara makanan khas kita dengan makanan import, tentu makanan khas
lah juaranya. Apalagi makanan khas kita menggunakan bahan yang alami dan tanpa
pengawet buatan. Kita juga dapat memodifikasinya sebaik mungkin agar dapat menarik
minat pelanggan tanpa harus merusak citra asli dari makanan khas tersebut. Oleh
karena itu, kami bermaksud untuk menjaga makanan khas kita agar tidak hilang di
pasaran dengan membuka usaha makanan ini.
II.
Tujuan
Tujuan kami memilih
usaha ini yaitu:
1. Mencari
keuntungan atau laba
2. Menarik
minat konsumen untuk merasakan masakan yang sudah cukup terkenal
3. Mencapai
target penjualan
4. Memberikan
pelayanan terbaik kepada konsumen
5. Membuka
lapangan pekerjaan
BAB II
PROFIL USAHA
A. Nama
Usaha
Usaha ini saya beri
nama “Rumah Makan Bakar Mbak Intan”. Nama ini diambil karena usaha saya khusus
masakan yang diolah dengan cara dibakar. Memang nama itu aneh tetapi menurut
saya unik dan mungkin dapat menimbulkan rasa penasaran bagi para konsumen.
B. Lokasi
Usaha
Lokasi usaha kami
menetap yang alamatnya di Jl. Kembang Joyo No.24 Pati Kota. Saya mengambil
tempat yang strategis yang dekat dengan jalan raya dan kantor sehingga mudah
dijangkau.
C. Bidang
Usaha
Usaha kami bergerak di
bidang jasa kuliner karena dalam hal ini kami menyediakan menu-menu makanan.
D. Jenis
dan Karakteristik Produk
Usaha ini bergerak di
bidang kuliner. Adapun menu-menu makanan yang saya sajikan dan digemari oleh
masyarakat, antara lain:
·
Sate kambing/ayam
·
Cumi bakar
·
Ayam bakar
·
Ikan bakar
BAB III
PROSES PRODUKSI DAN STRATEGI
PENJUALAN
A.
Proses Produksi
Proses produksi yang
rumah makan kami lakukan yaitu mengenal bahan baku makanannya. Untuk bahan baku
dagingnya, kami memasok langsung dari penjualnya yang sudah terbukti bahwa
kualitas dagingnya tinggi/terbaik.
Sedangkan bahan
pendukungnya seperti sayuran dan buah-buahan kami mendatangkan langsung dari
hasil-hasil perkebunan yang berkualitas tinggi sehingga para pelanggan bisa
menikmati makanan dengan kualitas baik. Untuk resepnya sendiri kami menggunakan
resep turun temurun dari keluarga kami yang sudah dipercaya kelezatannya
Dalam proses produksi
dikerjakan bersama, baik dari pengadaan alat, bahan mentah, persiapan,
pemasakn, sampai pendistribusian dan pemasaran ke konsumen.
Proses produksi makanan
sebagai berikut:
1. Pemesanan
bahan baku makanandari pemasok dan bahan makanan segar dibeli langsung dipasar
dilakukan setiap pagi hari.
2. Penerimaan
dan pemeriksaan bahan makanan mentah sesuai pemesanan.
3. Penyimpanan
bahan makanan segar langsung dipersiapkan untuk diolah.
4. Bahan
makanan mentah diolah sesuai dengan permintann menu yang diminta oleh konsumen
5. Pendistribusian
makanan
6. Cara
pembuatan
B. Strategi
Penjualan
Strategi pasar yang
kami gunakan yaiu spesialisasi menu dan menu khas yang unik yang kami tawarkan.
Selain itu tampilan yang menarik, modern, dan elegan juga merupakan srtategi
untuk dapat memperoleh terget pasar. Adapun rinciannya yaitu:
1. Produk
(mutu, ukuran, desain, kemasan, dll)
a. Mutu:
terbuat dari bahan-bahan yang berkualitas baik dan resep oribadi
b. Ukuran:
porsi lebih banyak dan besar
c. Desain:
sangat menarik dan menggugah nafsu makan
d. Kemasan:
paket porsi
2. Harga
(harga perporsi, syarat pembayaran, potongan, dll)
a. Harga:
harga rata-rata Rp.15. 000-Rp. 30.000
b. Pembayaran:
tunai (cash)
c. Discount:
membeli makanan sebanyak 5 porsi atau lebih dalam waktu yang sama mendapatkan
gratis discount 10% porsi makanan
3. Jalur
penjualan
a. Penjualan
langsung kepada pelanggan/konsumen
b. Dilivery
(antar ke alamat konsumen)
4. Promosi
Jalir promosi yang
digunakan adalah:
a. Brosur
b. Media
radio
c. Melalui
internet (blog, facebook, dan twitter)
BAB IV
ANALISIS BIAYA PRODUKSI DAN
PENJUALAN
A.
Kebutuhan Dana
Prasarana untuk menunjang kegiatan
produksi
1. Tanah
dan bangunan milik sendiri
2. Pemasangan
listrik : Rp. 2.000.000
3. Pemasangan
PDAM : Rp. 1.150.000
4. Pemasangan
telepon : Rp. 1.000.000 +
Rp. 4.150.000
B. Alat-alat
Produksi
No.
|
Nama
mesin & peralatan
|
Jumlah
|
Harga@
|
Total
(Rp)
|
1.
|
Panci
|
3
buah
|
125.000
|
375.000
|
2.
|
Kompor
gas + tabung gas
|
2
buah
|
1.000.000
|
2.000.000
|
3.
|
Blender
|
2
buah
|
500.000
|
1.000.000
|
4.
|
Lemari
es/kulkas
|
1
buah
|
3.000.000
|
3.000.000
|
5.
|
Piring
|
4
lusin
|
120.000
|
400.000
|
6.
|
Mangkok
kecil
|
2
lusin
|
100.000
|
200.000
|
7.
|
Sendok
|
5
lusin
|
25.000
|
125.000
|
8.
|
Garpu
|
5
lusin
|
25.000
|
125.000
|
9
|
Termos
es
|
1
buah
|
100.000
|
100.000
|
10.
|
Magic
jar
|
2
buah
|
450.000
|
900.00
|
11.
|
Meja
|
7
buah
|
400.000
|
2.800.000
|
12.
|
Kursi
|
28
buah
|
250.000
|
7.000.000
|
13.
|
Tatakan
gelas/baki
|
6
buah
|
30.000
|
180.000
|
14.
|
Meja
kasir
|
1
buah
|
500.000
|
500.000
|
15.
|
Kursi
kasir
|
1
buah
|
250.000
|
250.000
|
16.
|
Rak
piring
|
4
buah
|
1.000.000
|
4.000.000
|
17.
|
Panggangan
|
2
buah
|
200.000
|
400.000
|
18.
|
Penggorengan
|
2
buah
|
125.000
|
250.000
|
19.
|
Gelas
|
4
lusin
|
75.000
|
300.000
|
20.
|
cobek
|
2
buah
|
50.000
|
100.000
|
Total
|
Rp. 24.085.000
|
C. Biaya
Produksi
Ø Bahan
baku/bahan pembantu
1. Bahan
baku utama dan bahan baku yang diperlukan sesuai rencana produksi tahun pertama
2. Persyaratan
pembelian bahan baku:
a. Bahan
baku dibeli harus dalam keadaan baik dan segar
b. Bahan
baku harus dibeli setiap hari dan langsung
c. Bahan
baku disimpan dalam lemari es (frezer)
3. Ketersediaan
dan kesinambungan bahan baku
a. Bahan
baku mudah diperoleh di pasar dan dengan langganan pemasok
b. Bahan
baku dibeli dengan jumlah yang cukup dan tidak berlebihan dalam tempat
penyimpanan
Bahan
|
jumlah
|
Harga@
|
Total harga
|
Harga/bln
|
Harga/thn
|
Beras
|
20kg
|
7.000
|
140.000
|
4.200.000
|
50.400.000
|
Daging ayam
|
5kg
|
23.000
|
115.000
|
3.450.000
|
41.400.000
|
Daging kambing
|
3kg
|
70.000
|
210.000
|
6.300.000
|
75.600.000
|
Cumi-cumi
|
4kg
|
25.000
|
100.000
|
3.000.000
|
36.000.000
|
Ikan gurame
|
3kg
|
30.000
|
90.000
|
2.700.000
|
32.400.000
|
Ø Biaya
bahan baku (material)
Total
|
Rp.
235.800.000
|
Total kebutuhan modal: Rp.
4.150.000+Rp 24.085.000+Rp.235.800.000
=
Rp. 264.035.000
D. Harga
Jual
Menu
|
Harga
|
Porsi/thn
|
Harga/tthn
|
Sate
kambing
|
20.000
|
3000
|
60.000.000
|
Sate
ayam
|
15.000
|
3000
|
45.000.000
|
Ayam
bakar
|
20.000
|
3000
|
60.000.000
|
Cumi
bakar
|
15.000
|
3000
|
45.000.000
|
Ikan
bakar
|
30.000
|
3000
|
90.000.000
|
Nasi
|
2.000
|
3000
|
6.000.000
|
Total
cash
|
Rp.
306.000.000
|
||
BAB V
LAPORAN LABA RUGI
Penjualan
bersih Rp.
306.000.000
(-)
Harga pokok Rp.
235.800.000
(-)
Biaya alat produksi Rp. 24.085.000
(-)
Biaya administrasi Rp. 4.150.000
(Rp.
264.035.000)
Laba
kotor sebelum depresiasi, bunga dan pajak
Rp. 41.965.000
(-)
Depresiasi (Rp. 30.000)
Laba
kotor sebelum bunga dan pajak
Rp.
41.935.000
(-)
Bunga (Rp. 5.000)
Laba
kotor sebelum pajak
Rp. 41.930.000
(-)
Pajak (Rp. 20.000)
Laba
bersih
Rp. 41.910.000
BAB VI
KESIMPULAN
Dalam
melakukan usaha dituntut untuk serius dan fokus. Kita tidak bisa dalam memulai
bisnis itu secara setengah-setengah. Kegagalan berusaha sebenarnya bukan
disebabkan oleh orang lain, namun berasal dari diri kita sendiri, dengan
demikian ketekunan dalam menjalankannya adalah suatu keharusan.
Perhitungan-perhitungan
yang matang sebaiknya dilakukan diawal-awal memulai usaha karena sekali kita
salah dalam perhitungan diawal, maka kita akan terus menerus mengalami
kesalahan sementara modal lama kelamaan tersedot habis. Seharusnya apabila kita
ingin memulai usaha belajar kepada mereka yang lebih sukses agar kita dapat
memilih yang tepat. Dengan demikian kita akan terhindar dari resiko yang lebih
besar.
Demikian proposal ini saya buat,
semoga menjadi bahan pertimbangan dan sebagai pegangan bagi pihak yang
berkepentingan, juga sebagai bukti tugas yang diberikan kepada kami.
pembahasannya sangat lengkap Ka, sangat membantu pembaca yang ingin merintis usaha kuliner, sangat bermanfaat.. tampilan webnya juga sangat menarik.. terimakasih...
BalasHapusAplikasi Kasir Restoran Android Offline